Archive for September, 2008

Berbagai Dimensi Seksualitas

Seksologi mempelajari berbagai aspek tentang seksualitas. Berbagai aspek seksualitas saling mempengaruhi satu sama lain, walaupun pada akhirnya orang melihat atau merasakan dalam bentuk perilaku seksual. Meninjau seksualitas dari sudut pandang yang bervariasi ini, sebenarnya sama dengan mempelajari tentang manusia dengan segala kompleksitasnya. Mempelajari seksualitas dengan benar memberikan beberapa manfaat, yaitu:
1. Dapat mencegah masalah seksual
2. Dapat memberikan informasi dan pendidikan seksual yang benar
3. Dapat mengatasi berbagai masalah seksual
4. Menjadi lebih peka dan sadar dalam hubungan antar manusia

Pengetahuan seksual yang benar dapat memimpin ke perilaku seksual yang rasional dan bertanggung jawab, dan dapat membantu membuat keputusan pribadi yang penting tentang seksualitas.

Kita sering mendengar kata seks, seksualitas, reproduksi, dan jender. Bahkan mungkin kita sering mengucapkan itu, walaupun mungkin tidak tahu dengan benar apa artinya.Seks dapat berarti jenis kelamin atau organ kelamin. Seksualitas mempunyai arti yang lebih luas karena meliputi semua aspek yang berhubungan dengan seks, meliputi orientasi, sikap, dan perilaku. Seksualitas berarti suatu dimensi kepribadian, tidak sama dengan kemampuan seseorang untuk memberikan reaksi erotik. Reproduksi erat kaitannya dengan seks dan seksualitas, tetapi tidak sama persis. Reproduksi lebih menunjuk kepada menghasilkan keturunan. Tetapi untuk menghasilkan keturunan tentu saja diperlukan organ seks juga. Jender menunjukkan suatu status sosial atau peran yang diberikan oleh masyarakat berdasarkan perbedaan jenis kelamin. Berdasarkan pengertian ini, maka seks tidak dapat berubah. Tetapi seksualitas dan jender dapat berubah. Seksualitas dapat ditinjau dari beberapa dimensi sebagai berikut.. Continue reading ‘Berbagai Dimensi Seksualitas’

Apa itu Seksologi?

Seksologi sesungguhnya adalah sebuah ilmu multidisipliner yang dalam prakteknya melibatkan peneliti, pendidik dan klinisi dengan ruang lingkup membahas fungsi seksual, variasi seksual, perkembangan gender hingga disfungsi atau gangguan seksual.

Sebenarnya seksologi bukanlah sesuatu hal baru. Bahkan sudah menjadi sebuah hal kompleks sejak beribu tahun lalu. Sebagai pelopor awal atau bisa disebutkan sebagai Bapak Seksologi bisa disebutkan adalah Hippocrates yang seorang dokter, dan dua filsuf terkenal Plato dan Aristoteles. Kenapa demikian, karena Beliau bertiga telah melakukan banyak hal dan penelitian yang menyangkut respon seksual, disfungsi seksual, reproduksi, kontrasepsi, aborsi, legislasi seks dan etika. Sesuatu yang ternyata sudah berabad-abad dipelajari dan didiskusikan secara terbuka.

Jumpa Pertama..

Salam buat semuanya. Selamat datang dan salam kenal di ruang ini. Blog ini ditujukan buat berbagi informasi dan kepedulian dari kami, atas ide beberapa orang yang secara bersama hadir di sebuah pendidikan seksologi, di Pendidikan Seksologi XI, satu-satunya pendidikan seksologi di Indonesia.  Selanjutnya beberapa orang yang melanjutkannya untuk bisa diteruskan menjadi sebuah blog informasi seksologi.


Blog ini adalah media untuk berbagi dan berkabar informasi yang benar tentang seksologi. Blog ini lahir dari minat yang besar dari tujuh belas dokter yang ingin belajar dan berbagi tentang seksologi di Indonesia.Silakan siapa saja bisa memanfaatkannya untuk berbagi dan berdiskusi tentang seksologi di sini

 

September 2008
M T W T F S S
     
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Arsip Tulisan